Yala, Thailand (6 September 2024) – Devi Irjayanti, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sorong (Unamin), turut ambil bagian dalam kegiatan “Professional Skills Project” yang digelar di Sekolah Kabang Pittayakom, Provinsi Yala, Thailand, pada Jumat, 6 September 2024. Sebagai bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN), Devi diberi kesempatan untuk memperkenalkan berbagai profesi yang ada di Indonesia kepada para siswa.
Kegiatan ini bertujuan untuk membekali siswa-siswi dengan keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Beberapa keterampilan yang diperkenalkan antara lain memasak, membuat kerajinan lilin, menanam tanaman hidroponik, menyablon baju, membuat konten video, merias wajah, menata rambut pria, dan mengelas besi. Selain keterampilan teknis, siswa juga mendapatkan wawasan tentang berbagai profesi yang terkait dengan keterampilan tersebut.
Dalam sesi yang dipandu oleh Devi, para siswa mendengarkan dengan antusias saat ia berbagi pengalaman tentang profesi dan karir yang berkembang di Indonesia. “Saya merasa sangat bangga bisa berbagi tentang beragam profesi di Indonesia, terutama yang terkait dengan keterampilan yang mereka pelajari di sini,” ujar Devi. Menurutnya, kesempatan ini tidak hanya memperkenalkan dunia kerja di Indonesia, tetapi juga mendorong siswa untuk mengeksplorasi potensi diri mereka.
Devi juga menambahkan bahwa profesi seperti content creator, pengrajin, dan pengusaha dalam bidang kuliner dan pertanian kini semakin berkembang di Indonesia. Hal ini memberikan inspirasi bagi para siswa untuk berpikir lebih luas tentang pilihan karir di masa depan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur dan Wakil Direktur Sekolah Kabang Pittayakom, serta para guru dan alumni yang telah sukses dalam berbagai profesi yang diperkenalkan. Kehadiran mereka menambah bobot kegiatan ini karena para siswa dapat belajar langsung dari orang-orang yang telah berpengalaman di bidangnya.
Devi berharap keterlibatannya dalam kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi para siswa. “Saya berharap mereka bisa lebih percaya diri dalam mengembangkan keterampilan mereka dan melihat lebih banyak kesempatan di luar batas negara mereka. Dunia karir tidak terbatas hanya di satu tempat, dan saya ingin mereka tahu bahwa mereka memiliki potensi besar untuk sukses,” ungkapnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi titik awal bagi kolaborasi lebih lanjut antara Indonesia dan Thailand dalam hal pendidikan dan pengembangan keterampilan, khususnya di kalangan siswa sekolah menengah. [Humas]